Babinsa Bersama Tiga Pilar Dampingi Fogging Cegah Cikungunya

Pasuruan | Kabarjatim.id – Pada kondisi peralihan cuaca seperti saat ini yang sudah memasuki musim kemarau yang kadang kala masih diselingi turunnya hujan perlu kita waspadai gangguan kesehatan di masyarakat seperti halnya wabah cikungunya yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Selasa, 2/8/2022.

Nyamuk bisa berevolusi dengan berkembang biak di berbagai tempat seperti bak mandi, genangan air, tumpukan barang bekas dan lain sebagainya.

Dengan adanya laporan serta data yang diperoleh Babinsa Koramil 0819/10 Bangil, bahwa ada beberapa warga di desanya yaitu Desa Masangan, Kecamatan Bangil yang dinyatakan terserang wabah cikungunya akibat dari gigitan nyamuk.

Dalam rangka memutus penyebaran penularan cikungunya dan perkembangan biakan nyamuk, anggota personel Koramil 0819/10 Bangil Serda Isharianto Babinsa Desa Masangan bersama aparat Tiga Pilar serta Dinas Kesehatan PKM Raci mengambil langkah yaitu melaksanakan Fogging.

Pencegahan dengan melakukan Fogging dilaksanakan di wilayah RT.09 dan RT.10 tepatnya di Dusun Blawi Desa Masangan Kecamatan Bangil Kabupaten Pasuruan – Jawa Timur.

Selain melaksanakan pendampingan Fogging, Babinsa Serda Isharianto anggota Koramil 0819/10 Bangil juga menghimbau kepada warganya untuk selalu menjaga kebersihan utamanya dilingkungan tempat tinggal masing-masing.

Komandan Koramil 0819/10 Bangil menyampaikan kegiatan fogging bersama Tiga Pilar sebagai wujud sinergitas Babinsa dengan instansi terkait dalam antisipasi menjaga kesehatan warga demi memutuskan mata rantai serta mencegah penyebaran wabah cikungunya khususnya masyarakat Desa Masangan.

“Selain pelaksanaan fogging oleh Dinas Kesehatan, diharapkan masyarakat tetap waspada dan melaksanakan 3M (menguras, menutup dan mengubur) sebagai upaya mandiri mencegah berkembang biaknya nyamuk penyebab wabah cikungunya,” pungkas Danramil 10/Bangil.(hms/hil)

Mungkin Anda Menyukai