Diduga Lecehkan Agama Islam, Badan Siber Ansor Jatim Desak Polri Tangkap Pemilik Akun @Sunnahnabi1

Surabaya | Kabarjatim.id -Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim melalui Badan Siber Ansor (BSA) Jatim mengecam keras kanal youtube ‘Sunnah Nabi’ atau https://youtube.com/@sunnahnabi1. Hal itu karena konten yang diproduksi mengandung unsur Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) dan ujaran kebencian terhadap agama Islam. 

Kanal youtube dengan nama kamuflase yang seolah berisi ajaran Islam ‘Sunnah Nabi’ tersebut sedikitnya berisi 29 video. Kesemua video tersebut berisi konten penistaan dan ujaran kebencian terhadap agama Islam. 

Mahdi Al Khirid selaku Kepala BSA Jatim memberikan respons keras atas kanal youtube ‘Sunnah Nabi’ yang telah menimbulkan keresahan umat Islam karena kontennya yang berisi ujaran kebencian, hoaks dan SARA. 

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (17/08/2023), Mahdi Al Khirid dengan tegas meminta kepada aparat hukum untuk segera menangkap pemilik kanal youtube ‘Sunnah Nabi’ dan segera dilakukan proses hukum. 

“Kami mendapat banyak laporan dari masyarakat termasuk dari ulama tentang satu channel youtube yang berisi konten SARA, hoaks dan ujaran kebencian kepada agama Islam. Setelah kami lakukan pengecekan konten-kontennya memang menyesatkan dan melukai umat Islam. Ini nyata perbuatan melawan hukum,” tegas Mahdi. 

Lebih lanjut, Mahdi Al Khirid menjelaskan bahwa kanal youtube menyesatkan tersebut telah beroperasi sejak 1 Juni 2022 dan telah ditonton lebih dari satu juta kali. 

“Ini gerakan siber profesional. Sudah satu tahun beroperasi tapi tanpa ada tindakan dari Dit Siber Polri. Kita desak kepada Kepolisian dalam hal ini Dit Siber untuk segera bertindak. Terlebih akun ini bisa jadi dibuat di luar negeri dan menjelang tahun politik yang tensinya pasti tinggi. Kenapa bisa luput dari patroli siber Polri?” ucapnya. 

Menyikapi hal tersebut, atas nama Pimpinan Wilayah Badan Siber Ansor Jawa Timur Mahdi Al Khirid memberikan instruksi kepada jajaran Badan Siber Ansor se Jawa Timur untuk segera melaporkan kanal youtube ‘Sunnah Nabi’ itu kepada seluruh Polres di Jawa Timur, karena telah nyata melakukan perbuatan melawan hukum. 

Selanjutnya dirinya memerintahkan kepada kader BSA se Jawa Timur untuk melakukan patroli siber dan tindakan siber yang terukur dalam satu komando khusus. 

“Kepada seluruh kader BSA Jatim, perkuat konsolidasi gerakan siber. Karena operasi nista bahkan dioperasikan dari luar negeri seperti yang dilakukan oleh channel youtube ‘Sunnah Nabi’ ini harus dimusnahkan dari bumi Indonesia,” pungkasnya. 

Mungkin Anda Menyukai