Kabarjatim.id | Pasuruan – Pada sesi pengundian (drawing) Kejuaraan Sepakbola Bupati Cup Pasuruan Super League One 2025 yang digelar di Auditorium Mpu Sindok, Bupati Rusdi Sutejo dan Wakil Bupati Shobih Asrori mengajak seluruh masyarakat untuk turut-serta menyukseskan gelaran tersebut. Mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap kejuaraan yang akan berlangsung pada 1–28 September 2025.
Keduanya menilai, ajang kompetisi sepakbola ini menjadi momentum kuat untuk mempererat persatuan dan kesatuan sosial. Di saat yang sama, ajang ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap olahraga dengan daya tarik universal.
Wabup Shobih Asrori, atau yang akrab disapa Gus Shobih, mewakili Mas Bupati Rusdi dalam memberikan sambutan sekaligus arahan sebelum pengundian dimulai. Dalam sambutannya, Gus Shobih menyatakan:
“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan kejuaraan ini sebagai merupakan wujud nyata dari komitmen bersama. Bagaimana kita membangun dan memajukan dunia olahraga, khususnya sepakbola di Kabupaten Pasuruan yang kita cintai ini,” ucapnya pada hari Senin (4/8/2025) sore.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sepakbola bukan sekadar permainan, melainkan juga sarana pembentukan karakter, disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, diharapkan bisa tertanam dalam jiwa setiap generasi.
“Acara drawing ini bukan sekadar menentukan siapa melawan siapa. Ini adalah titik awal dari sebuah kompetisi yang kita harapkan akan berjalan dengan adil, sportif dan penuh semangat kebersamaan. Melalui pengundian ini, setiap tim akan mengetahui lawan dan jalur yang harus dihadapi. Namun lebih dari itu yakni sebagai awal dari perjalanan yang akan membentuk semangat juang, solidaritas tim dan persahabatan antarklub,” tandasnya bersemangat.
Gus Shobih juga menambahkan bahwa kejuaraan ini menjadi momen strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul pesepakbola, yang kelak dapat dibina menjadi atlet profesional tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
“Kita ingin mencetak atlet yang tidak hanya tangguh secara fisik saja. Tapi juga memiliki mental juara, etika dan semangat juang yang tinggi. Saya berharap, kejuaraan ini dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi semangat fair play, kejujuran dan sportivitas,” tuturnya.
Ia menutup dengan penekanan bahwa menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan. Namun nilai kebersamaan, persaudaraan, dan semangat kompetisi yang sehat harus tetap dijunjung tinggi.
Kejuaraan ini akan diikuti oleh 24 tim sepakbola dari 24 kecamatan di Kabupaten Pasuruan. Turnamen ini digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama Jawa Pos Radar Bromo dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096. Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari dua ratus juta rupiah.
Babak penyisihan akan dilangsungkan di empat lapangan: Lapangan Ahmad Yani (Grati), Lapangan CJI (Rejoso), Lapangan Plumbon (Pandaan), dan Lapangan Ngadimulyo (Sukorejo).
Pengundian grup A, B, C, dan D dilakukan langsung oleh Bupati Rusdi bersama Wabup Gus Shobih. Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi, Sekda Yudha Triwidya Sasongko, Kepala Dispora, Ketua KONI, serta unsur Forkopimda Kabupaten Pasuruan.
Suasana sepanjang acara pengundian berlangsung meriah, dipenuhi semangat kompetisi dari perwakilan tiap tim kecamatan yang siap berlaga di ajang bergengsi ini. (Sumber : Pasuruankab.go.id)
