Kabarjatim.id | Gresik — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Timur bekerja sama dengan Adira Finance Syariah Pusat menggelar kegiatan Roadshow Multifinance Syariah 2025 di Ruang Pertemuan VIP Joglo K3PG Gresik. Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat umum yang memiliki antusiasme tinggi terhadap perkembangan ekonomi berbasis syariah.

Hadir sebagai narasumber dalam acara ini perwakilan dari MES Jawa Timur, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Adira Finance Syariah. Para narasumber membahas berbagai topik seputar peran lembaga multifinance syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris MES Jawa Timur, Dr. KH. Avin Nadhir atau yang akrab disapa Gus Avin, mewakili Ketua Umum MES Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur. Dalam sambutannya, Gus Avin menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan dibentuk kepengurusan MES Daerah Gresik sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan dampak gerakan ekonomi syariah di tingkat lokal.

“Banyak masyarakat yang belum tahu dan belum paham apa itu Masyarakat Ekonomi Syariah. Untuk itulah perlu dibentuk MES di daerah-daerah, agar ekonomi syariah semakin membumi dan memberi dampak nyata,” ujar Gus Avin dalam sambutannya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Mereka menilai kehadiran MES di tingkat daerah akan memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan Roadshow Multifinance Syariah 2025 ini, MES Jawa Timur dan Adira Finance Syariah berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi, inklusi, dan partisipasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan berbasis prinsip syariah. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi momentum penguatan ekosistem ekonomi syariah di wilayah Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik.