Kabarjatim.id | Malang – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Malang yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Timur, Minggu (14/12/2025), secara resmi menetapkan Djoko Prihatin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Malang periode 2025–2030.
Terpilihnya Djoko Prihatin menjadi penanda dimulainya fase baru kepemimpinan Partai Golkar di Kota Malang. Ia menyadari bahwa dinamika internal partai di daerah ini memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain di Jawa Timur, sehingga membutuhkan penanganan yang serius dan menyeluruh.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Djoko menegaskan tekadnya untuk menjadikan Partai Golkar sebagai “rumah bersama” yang inklusif, solid, dan siap menghadapi tantangan politik ke depan. Ia menekankan bahwa soliditas organisasi hanya dapat dibangun dengan keterbukaan, kebersamaan, dan semangat merangkul seluruh elemen partai.
Konsolidasi internal menjadi fokus utama dalam kepemimpinannya. Djoko berkomitmen untuk merapatkan barisan kader, menyatukan langkah, serta mengajak seluruh unsur partai tanpa terkecuali agar Golkar Kota Malang memiliki kekuatan yang utuh dan terorganisir dengan baik.
Sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang, Djoko juga tidak menutup mata terhadap berbagai pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan. Menurutnya, penataan internal masih sangat dibutuhkan, khususnya dalam menyatukan kepemimpinan di tingkat kecamatan.
“Kita akan berbenah diri, merapatkan barisan, dan merangkul semuanya. Dinamika yang terjadi di Kota Malang ini sangat luar biasa, mungkin salah satu yang paling kompleks di Jawa Timur. Ini adalah PR kita bersama, apalagi di sini ada tiga pimpinan kecamatan dan satu sekretaris di Klojen. Semua harus kita rangkul untuk membangun kekuatan bersama,” ujar Djoko.
Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan dialogis akan menjadi strategi utama untuk menjaga stabilitas serta keharmonisan di internal partai ke depan.
Dalam menghadapi agenda politik mendatang, Djoko memilih sikap realistis namun tetap optimistis. Ia menyebutkan bahwa saat ini Partai Golkar Kota Malang memiliki enam kursi di DPRD dan menargetkan penambahan dua kursi pada pemilu berikutnya.
“Kami tidak muluk-muluk. Dari enam kursi yang ada sekarang, target kami menambah dua kursi menjadi delapan. Insya Allah itu bisa tercapai jika kita solid,” katanya.
Terkait visi dan misi kepemimpinannya, Djoko kembali menegaskan komitmen untuk membuka ruang partisipasi seluas-luasnya dan mengakomodir seluruh pihak yang ingin berjuang bersama membesarkan Partai Golkar di Kota Malang.
“Yang pasti akan mengakomodir semua pihak dan merangkul siapapun yang ingin bersama-sama mewujudkan visi-misi Golkar kedepan,” pungkasnya.
