Surabaya, Kabarjatim.id – Menjelang perayaan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh para siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-55 Resimen Desaka Dhira Pradhipa Polda Jawa Timur.

Mereka menginisiasi kegiatan sosial dengan menyasar anak-anak yatim sebagai bentuk penguatan nilai kemanusiaan di tengah momentum bulan suci Ramadan.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (18/03) tersebut dipusatkan di Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim, Surabaya.

Dalam kegiatan ini, para siswa menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok serta santunan kepada anak-anak dari Panti Asuhan Bani Yaqub yang berada di kawasan Menanggal.

Berbeda dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi langsung antara para siswa dengan anak-anak panti.

Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat para peserta berbincang, memberikan semangat, serta berbagi kebahagiaan sederhana menjelang hari kemenangan.

Aksi tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter bagi para calon perwira polisi, khususnya dalam menanamkan rasa empati, tanggung jawab sosial, serta kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

Ramadan dinilai menjadi waktu yang tepat untuk mengasah kepekaan sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam diri setiap individu.

Selain berdampak bagi penerima manfaat, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

Kehadiran para siswa di tengah anak-anak yatim menjadi simbol bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Perwakilan siswa SIP angkatan ke-55 menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi.

Ia menegaskan bahwa pengalaman berinteraksi langsung dengan anak-anak yatim memberikan pelajaran berharga yang tidak didapatkan di ruang kelas.

“Melalui kegiatan ini, kami belajar memahami arti kepedulian yang sesungguhnya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik di panti,” ujarnya.

Kegiatan sosial ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan dalam perjalanan pengabdian para siswa ke depan, baik sebagai individu maupun sebagai bagian dari institusi kepolisian.