Malang, Kabarjatim.id – Perayaan Hari Jadi ke-112 Kota Malang menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk memperkuat arah pembangunan ke depan.

Dalam suasana tersebut, Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS, H. Rendra Masdrajad Safaat, menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan merata. Rabu, (01/04/2026).

Usai mengikuti upacara di halaman Balai Kota Malang, Rendra menyampaikan bahwa usia Kota Malang yang telah melampaui satu abad semestinya diiringi dengan kematangan dalam tata kelola pemerintahan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Malang itu menilai, kerja sama lintas sektor yang solid menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat luas.

“Di usia yang sudah lebih dari satu abad ini, Kota Malang seharusnya semakin matang dalam membangun kolaborasi yang kuat demi kepentingan warganya,” ujarnya.

Menurutnya, arah pembangunan kota harus difokuskan pada terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan memiliki daya saing tinggi.

Dengan perencanaan yang terukur serta dukungan seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis berbagai program strategis dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Rendra juga menyoroti tantangan efisiensi anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah.

Dalam kondisi fiskal yang terbatas, H. Rendra mengingatkan agar kebijakan pengelolaan anggaran tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Efisiensi itu penting, tetapi jangan sampai mengurangi kualitas pelayanan publik yang menjadi hak masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, prioritas penggunaan anggaran harus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.

Sementara itu, kebutuhan internal lembaga pemerintahan dapat disesuaikan tanpa mengganggu fungsi utama pelayanan publik.

Lebih lanjut, Rendra memandang keterbatasan anggaran sebagai peluang untuk mendorong lahirnya inovasi dalam tata kelola pemerintahan.

Pernyataan tersebut mencerminkan komitmen DPRD dalam mengawal kebijakan publik agar tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Transparansi dan akuntabilitas, menurutnya, juga harus terus dijaga agar kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat.

Dengan kolaborasi yang semakin erat serta semangat inovasi yang terus tumbuh, Kota Malang diharapkan mampu berkembang menjadi kota yang lebih inklusif, berkelas, dan berdaya saing.

Kader PKS Kota malang tersebut juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kondisi ini sebagai tantangan bersama yang harus dijawab dengan solusi kreatif dan efektif.

“Justru dalam keterbatasan, kita dituntut lebih inovatif agar setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.