Kabarjatim.id | Surabaya — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah dan Majelis Pengurus Pusat (MPP) Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang Kerja Sama Pengembangan Ekonomi dan Bisnis Hidayatullah.

Penandatanganan strategis tersebut berlangsung pada Rabu, 28 Oktober 2026, pada pembukaan pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ISMI 2026 di Shangri-La Hotel, Surabaya.

Naskah kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah, K.H. Naspi Arsyad, Lc., dan Ketua Umum MPP ISMI, Dr.-Ing. H. Ilham Akbar Habibie, MBA di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S.

Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak berkomitmen mengoptimalkan serta mengintegrasikan potensi besar jaringan ekonomi Islam di Tanah Air.

Hidayatullah mengandalkan kekuatan basis jaringan organisasi, pesantren, lembaga pendidikan, hingga ekosistem aset dan jamaah.

Sementara itu, ISMI berperan menyambungkan potensi tersebut dengan para investor, pelaku industri, keahlian profesional, serta jaringan pasar dan teknologi digital.

“Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup lima fokus utama,” jelas Bendahara Umum DPP Hidayatullah Dr Suwito Fatah MM yang turut hadir mendampingi.

Bendum MPW ISMI Yusran Paris dan Bendum DPP Hidayatullah Suwito Fatah berbincang di sela pembukaan Rakornas ISMI

Fokus pertama, investasi dan pengembangan usaha Strategis meliputi perkebunan, pertanian, peternakan, industri halal, dan jasa. Kedua, inkubasi bisnis pesantren dengan membangun ekosistem kemandirian ekonomi berbasis pondok pesantren.

Fokus ketiga pada pendidikan wirausaha yakni penyelenggaraan program Hidayatullah Muslim Entrepreneur Academy.

Juga terkait keuangan sosial Islam berupa sinergi pengelolaan wakaf produktif dan pemanfaatan instrumen keuangan syariah. Dan kemitraan strategis dengan membuka kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah dan korporasi.

MoU ISMI dan Hidayatullah
Traktir kopiDukung JurnalismeTerus Berkarya
Kerja sama penguatan ekonomi keumatan ini direncanakan berlaku selama tiga tahun ke depan dan akan ditindaklanjuti secara konkret melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis yang dirumuskan dalam waktu tiga bulan mendatang.

Tak hanya menandatangani nota kesepahaman, Hidayatullah juga turut ambil bagian secara aktif sebagai peserta dalam ajang ISMI Expo 2026.

Melalui stan pamerannya, Yayasan Kampus Utama Hidayatullah Surabaya menampilkan berbagai produk unggulan serta ragam potensi jaringan ekonomi dan bisnis yang dikembangkan di lingkungan Hidayatullah.

Hadir pula membersamai momen MoU tersebut Plt Ketua DPW Hidayatullah Jawa Timur Muhammad Ali.(*)