Kabarjatim.id | Pasuruan –Pondok Pesantren Al-Yasini, Pasuruan, menjadi saksi berkumpulnya ratusan kyai, ulama, dan cendekiawan muslim dari berbagai penjuru tanah air dalam acara Halaqoh Kyai dan Alim Ulama Nusantara. Acara yang sarat makna ini turut dihadiri oleh tokoh nasional dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dra. Hj. Anisah Syakur, M.Ag, yang juga merupakan anggota DPR RI Fraksi PKB.
Dalam sambutannya, Hj. Anisah Syakur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif halaqoh ini sebagai bentuk ikhtiar menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan menjawab tantangan zaman. Ia menegaskan bahwa keberadaan para ulama sangat penting untuk menjadi kompas moral bangsa, terlebih di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran nilai sosial.
“Halaqoh ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tapi momentum konsolidasi keilmuan dan keulamaan dalam rangka menjaga arah bangsa agar tetap berpijak pada nilai-nilai luhur Islam rahmatan lil alamin,” ujar Anisah Syakur.
Lebih lanjut, ia juga mendorong agar pondok pesantren dan lembaga keulamaan terus menjadi ruang pendidikan karakter dan kebangsaan, yang tidak hanya melahirkan kader ulama, tapi juga pemimpin masa depan yang berintegritas dan berpihak pada umat.
Acara halaqoh ini disambut antusias oleh peserta. Diskusi hangat mengemuka terkait isu-isu aktual seperti penguatan moderasi beragama, pemberdayaan pesantren, hingga peran ulama dalam menjaga stabilitas sosial-politik menjelang tahun politik 2029.
Kehadiran Dra. Hj. Anisah Syakur menambah semangat peserta, terlebih dengan komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi pesantren dan dunia pendidikan Islam di Senayan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kekuatan spiritual ulama dan kekuatan politik kebijakan demi kesejahteraan umat.
Halaqoh ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar ulama Nusantara terus menjadi pelita dalam gelap, penuntun umat menuju masa depan yang lebih beradab dan bermartabat.
