Kabarjatim.id | Probolinggo – Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan e-sport di wilayah Tapal Kuda, khususnya Kabupaten Probolinggo, komunitas Pemuda Jatikandang Bergerak menggelar Turnamen Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di deRoots – Rest Area, Cafe, and Resto, pada Senin (5/1/2026).
Turnamen yang menjadi event perdana ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan minat dan bakat generasi muda, sekaligus memperkuat solidaritas antarpecinta e-sport yang mayoritas berasal dari kalangan Generasi Z.
Ketua Panitia Turnamen, Agus Sholeh, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap anak muda agar terus mengasah kemampuan di bidang e-sport.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak menyelenggarakan turnamen e-sport sebagai upaya mendorong agar e-sport di Probolinggo semakin dikenal dan berkembang. Karena itu, hari ini kami menggelar Turnamen Mobile Legends,” ujar Agus di sela kegiatan.
Meski baru pertama kali digelar, antusiasme peserta dinilai cukup tinggi. Turnamen ini diikuti oleh berbagai latar belakang, mulai dari karyawan hingga mahasiswa.
“Antusiasmenya sangat baik. Total ada 12 tim yang bertanding. Di sini mereka bisa menguji kemampuan dan meningkatkan skill bermain,” jelasnya.
Dalam pertandingan final, Tim Panitia MBG asal Kraksaan keluar sebagai juara pertama. Juara kedua diraih oleh Tim Onic Mangli asal Jember, sementara peringkat ketiga ditempati oleh Tim HKF.
Selain trofi dan hadiah utama, panitia juga memberikan penghargaan tambahan bagi peserta yang tampil menonjol dengan meraih gelar Most Valuable Player (MVP) pada laga final.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara rutin. Pihak panitia juga telah berkoordinasi dengan komunitas anak muda di Probolinggo untuk memperkuat ekosistem e-sport lokal.
“Ke depan, turnamen seperti ini akan kami buat rutin. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi ruang interaksi positif bagi Gen-Z sekaligus mempererat solidaritas sesama anak muda,” tambahnya.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah agar potensi atlet e-sport lokal dapat terwadahi dan dikembangkan secara berkelanjutan.
