Malang, Kabarjatim.id – Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Branch Office BRI Malang Martadinata untuk menyalurkan bantuan sosial berupa satu unit ambulance kepada Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang.

Bantuan tersebut diserahkan pada Senin, (21/04/2026) lalu, sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan di lingkungan pesantren yang memiliki ribuan santri.

Keberadaan ambulance dinilai penting untuk menunjang mobilitas layanan medis, penanganan kondisi darurat, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di sekitar pondok pesantren.

Branch Office Head BRI Malang Martadinata, Alde Tio Putra, mengatakan bahwa BRI terus berupaya menghadirkan program sosial yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selasa, (26/05/2026).

Menurutnya, sektor kesehatan menjadi salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian, termasuk di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

“BRI tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, namun juga terus berupaya memberikan kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap bantuan ambulance ini dapat mendukung kebutuhan operasional dan pelayanan kesehatan bagi lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat sekitar,” ujar Alde.

Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan mampu membantu operasional pesantren dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan optimal bagi para santri.

Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang diketahui memiliki jumlah santri sekitar 15 ribu orang. Dengan jumlah penghuni yang besar, kebutuhan fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas penting di lingkungan pesantren.

Pengasuh Pondok Pesantren An Nur 2 Bululawang, Dr. H. Fathul Bari, mengapresiasi bantuan yang diberikan BRI dan menilai keberadaan ambulance akan sangat membantu aktivitas pelayanan kesehatan pesantren.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas bantuan ambulance ini. Dengan jumlah santri sekitar 15.000 orang, keberadaan ambulance tentu sangat bermanfaat untuk mendukung pelayanan kesehatan, kebutuhan darurat, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan di lingkungan pondok pesantren,” ungkapnya.

Selain untuk kebutuhan internal pesantren, ambulance tersebut juga direncanakan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk membantu warga sekitar yang membutuhkan layanan transportasi kesehatan darurat.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan, BRI terus memperluas kontribusinya di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Penyaluran bantuan ambulance ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan antara dunia perbankan dan lembaga pendidikan keagamaan.