Kabarjatim.id | Sidoarjo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pelajar Kabupaten Pasuruan. Shovi Akbar Maulana, siswa MAN 1 Pasuruan, berhasil meraih Juara III dalam ajang Law Fest Vol. 2 2026 Lomba Debat Hukum yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Hukum (Himahukum) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).

Kompetisi tingkat Jawa Timur tersebut mengusung tema “Transformasi Pandangan Generasi Muda dalam Membangun Sistem Hukum yang Adaptif, Partisipatif, dan Berkeadilan”. Kegiatan diikuti oleh siswa SMA, SMK, dan MA se-Jawa Timur dengan format penyisihan berupa video argumentasi secara daring, kemudian semifinal dan final debat hukum secara luring.

Keberhasilan Akbar meraih posisi ketiga menjadi bukti bahwa pelajar Pasuruan mampu bersaing dalam forum akademik dan kompetisi hukum yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Shovi Akbar Maulana mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur dapat meraih Juara III pada Law Fest Vol. 2 2026 yang diselenggarakan oleh Himahukum Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kompetisi ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya karena dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, argumentasi hukum, serta menambah wawasan mengenai berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.”

“Prestasi ini tidak lepas dari dukungan orang tua, guru, teman-teman, dan seluruh pihak yang selalu memberikan motivasi selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung. Saya menyadari bahwa hasil ini merupakan langkah awal untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan diri.”

“Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi, berani berkompetisi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Saya juga berharap dapat terus berkontribusi dalam bidang hukum dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,” ujar Akbar.

Ajang Law Fest Vol. 2 2026 sendiri menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi hukum secara ilmiah, serta membangun kesadaran terhadap pentingnya sistem hukum yang adaptif, partisipatif, dan berkeadilan di Indonesia.