Kabarjatim.id | Pasuruan -Desa Randupitu kembali membuktikan taringnya dalam kancah inovasi daerah. Tanpa kompromi, desa ini berhasil menggondol “Anugerah Lomba Inovasi Kabupaten Pasuruan Maju, Adil, Sejahtera” (INOPAMAS) Tahun 2025 dalam sebuah seremoni resmi yang digelar Senin, 26 Mei 2025 di Pendopo Nyawiji Ngesthi Wenganing Gusti, Kabupaten Pasuruan.
Tak sekadar ikut meramaikan, Desa Randupitu tampil dominan. Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menerima langsung penghargaan prestisius atas inovasi desa berupa Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) untuk program “Pemuda Peduli Sampah (PEMPES)”. Karya revolusioner ini, “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga menjadi RDF (Refuse Derived Fuel)”, bukan hanya menggugah kesadaran pemuda terhadap lingkungan, tetapi juga menegaskan posisi Randupitu sebagai pionir energi alternatif di tingkat desa.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah desa, tetapi milik seluruh warga Randupitu yang terus berinovasi dan peduli terhadap kemajuan desa,” Kata Kepala Desa Randupitu.

Lebih dari sekadar inovasi lingkungan, Randupitu juga menunjukkan taji ekonominya. BUMDes Sumber Jaya sukses menembus 10 besar nominasi INOPAMAS 2025, menandakan bahwa pemberdayaan ekonomi desa bukan sekadar wacana, tetapi realitas yang dibuktikan lewat program-program kreatif dan berdampak nyata.
Di tengah riuh tepuk tangan penghargaan, Kepala Desa Randupitu menegaskan bahwa capaian ini adalah milik bersama. “Ini kemenangan seluruh warga Randupitu yang tak pernah lelah berpikir dan bergerak demi kemajuan desa,” ujarnya penuh semangat.
Desa Randupitu telah memberi pesan jelas inovasi bukan pilihan, tapi keniscayaan. Desa ini telah menyalakan bara semangat yang semestinya membakar inspirasi di seluruh pelosok Kabupaten Pasuruan.


