Kabarjatim.id | Pasuruan — Isu pengibaran bendera bajak laut dari serial One Piece atau Jolly Roger di sejumlah tempat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI memicu perdebatan publik. Namun bagi anggota Komisi 13 DPR RI, Dra. Anisah Syakur, M.Ag, fenomena tersebut sah-sah saja selama tidak melanggar Undang-Undang dan tetap menghormati simbol negara.

“Selama tidak lebih tinggi dari Merah Putih dan tidak melanggar undang-undang, itu boleh-boleh saja,” tegas Anisah pada Kamis (7/8/2025).

Menurutnya, ekspresi budaya generasi muda melalui simbol-simbol populer tidak selalu harus ditanggapi secara berlebihan. Namun demikian, ia menegaskan bahwa perayaan kemerdekaan adalah momentum yang sakral, sehingga perlu disikapi dengan bijak dan penuh penghormatan.

“Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga dimuliakan,” ujar politisi asal Jawa Timur tersebut. Ia berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menyalurkan kreativitasnya tanpa melupakan nilai-nilai kebangsaan dan kehormatan terhadap simbol negara.

kabarjatim

Terkait isu ini, Presiden RI Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa selama pengibaran bendera One Piece hanya bentuk ekspresi masyarakat, hal itu tidak menjadi masalah.

“Kalau sebagai bentuk ekspresi, it’s okay, enggak ada masalah,”* ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

“Tapi, jangan ini dibawa atau dibentur-benturkan kepada, disandingkan, atau dipertentangkan dengan Bendera Merah Putih,” tambahnya.

Senada, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin juga mengimbau agar kreativitas tetap berada dalam koridor penghormatan terhadap peringatan kemerdekaan.

“Ya kalau saya menghormati, menghargai, apresiasi kreativitas semua orang. Tapi mari kita jaga keharmonisan, kehormatan, kesakralan (perayaan kemerdekaan di Bulan) Agustus,” kata Cak Imin dalam keterangan pers pada Rabu (6/8/2025).

Bahkan, Cak Imin mengutip pandangan Presiden ke-4 RI, Gus Dur:

“Kalau pakai istilah Gus Dur, yang penting Merah Putih di atas, yang lain bisa menyusul,” ujarnya.

Dengan berbagai respons dari pemerintah dan legislatif, Anisah Syakur menekankan pentingnya menjaga kehormatan Merah Putih sebagai simbol perjuangan bangsa, seraya tetap membuka ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri dalam kerangka kebangsaan.