Kabarjatim.id | Probolinggo – Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi di Desa Banyuanyar Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Seorang warga bernama M. Agus Harianto, pemuda berusia 24 tahun asal Dusun Krajan RT 14/RW 04, resmi melaporkan kehilangan sepeda motor Honda MegaPro miliknya ke Polsek Gending pada Sabtu (15/11/2025).
“Hari ini saya laporan ke Polsek Gending,” kata Agus kepada awak media.
Laporan tersebut masuk dengan Nomor: STTLP/PM/20/XI/2025/SPKT/Polsek Gending/Polres Probolinggo, sebagaimana tertulis dalam dokumen resmi yang diterbitkan Polsek Gending.
Dalam laporan tersebut, pencurian diduga terjadi pada Kamis, 13 November 2025 sekitar pukul 03.00 WIB. Pada waktu itu, ayah pelapor, Surojo, keluar menuju kamar mandi dan melihat pintu dapur rumah dalam keadaan terbuka. Setelah menyalakan lampu, ia mendapati bahwa dua sepeda motor yang sebelumnya terparkir di dalam rumah sudah tidak ada.
Dua motor yang hilang yaitu, Honda GL 150D/MegaPro warna hitam tahun 2008 dengan Nopol: N 4355 QD dan Honda Grand dengan Nopol: N 3691 PH warna hitam.
Pencurian baru disadari ketika seluruh anggota keluarga memastikan kondisi rumah dan lingkungan sekitar. Warga setempat turut membantu melakukan pencarian. Beberapa waktu kemudian, salah satu motor, yaitu Honda Grand N 3691 PH, ditemukan di area pemakaman umum tidak jauh dari lokasi kejadian.
Namun, motor Honda MegaPro N 4355 QD tidak ditemukan hingga kini. Atas kejadian ini, pelapor mengalami kerugian materiel sekitar Rp 9.000.000, sesuai taksiran nilai kendaraan yang hilang.
Setelah menerima laporan, pihak Polsek Gending menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk, Mengumpulkan keterangan saksi, Melacak kemungkinan keberadaan motor menggunakan informasi warga dan Menelusuri area yang dicurigai sebagai jalur kabur pelaku.
Petugas jaga yang menerima laporan, Aipda Agus Priyo, menegaskan bahwa kasus ini masuk dalam kategori pencurian kendaraan bermotor dan akan ditangani sesuai prosedur.
Belakangan ini, warga Gending dan sekitarnya mulai merasa resah karena dalam sepekan terakhir muncul beberapa kejadian pencurian pada waktu dini hari. Mereka berharap kepolisian meningkatkan patroli malam untuk mengurangi risiko kejahatan serupa.
Sementara itu, pihak keluarga korban mengimbau warga tetap waspada dan saling menjaga lingkungan, terutama menjelang malam hari ketika pelaku lebih mudah beraksi.


