Kabarjatim.id | Sidoarjo — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sidoarjo masa khidmat 2025–2026 resmi dilantik di Ballroom PCNU Sidoarjo, Kab.Sidoarjo, Minggu (28/12/2025) . Pelantikan ini dihadiri oleh ratusan kader PMII se-Sidoarjo yang menjadikan penanda awal dimulainya estafet kepemimpinan baru dengan semangat gerakan dan penguatan peran organisasi di tengah dinamika masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Sidoarjo terpilih M.Alfien Ananta, S.Pd, menegaskan arah gerak organisasi ke depan akan difokuskan pada pembangunan ekosistem baru yang lebih adaptif dan berdampak. Ia menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini menetapkan tiga fokus strategis utama sebagai landasan gerakan.

“Arah gerak PC PMII Sidoarjo ke depan akan membangun ekosistem baru. Fokus kita pertama adalah kaderisasi secara masif, kedua pemanfaatan digital sebagai sarana syiar PMII, dan ketiga advokasi gerakan berbasis riset secara komprehensif. Ini akan menjadi fokus kita ke depan,” tegas Alfien.

Ia menambahkan bahwa kaderisasi akan menjadi pondasi utama dalam memperkuat kualitas sumber daya kader, sementara optimalisasi digital diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah intelektual PMII. Di sisi lain, advokasi berbasis riset dipandang penting agar setiap gerakan organisasi memiliki landasan ilmiah yang kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

kabarjatim

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PMII, Irkham Tamrim, dalam sambutannya menekankan pentingnya PMII untuk terus mengawal nilai-nilai intelektualitas sebagai identitas utama organisasi mahasiswa.

“PMII harus terus mengawal dan harus berproses dalam mengawal nilai-nilai intelektualitas,” ungkap Irkham.

Ia menegaskan bahwa kampus dan mahasiswa merupakan basis utama PMII, sehingga tolak ukur gerakan organisasi harus tercermin dari kualitas intelektual kadernya.

“Basis PMII adalah kampus dan mahasiswa. Tolak ukurnya dilihat dari intelektualitasnya. Sahabat-sahabat bisa bersaing sekencang apa pun, yang penting jangan tinggalkan nilai intelektualitas yang ada,” tambahnya.

Sejalan dengan yang di sampaikan Sekretaris Jendral PB PMII, Ketua PKC PMII Jawa Timur, Ivan Akiedozawa, menegaskan pentingnya integrasi gerakan dan kolaborasi struktural di semua tingkatan organisasi.

“Kami menginginkan gerakan yang ideal dan terintegrasi, tentunya dengan berkolaborasi bersama komisariat dan rayon di seluruh Sidoarjo,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antar struktur menjadi kunci agar PMII mampu bergerak secara kolektif, terarah, dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Ketua IKAPMII Sidoarjo, Taufiqur Rochman, S.Ag, turut menyampaikan apresiasi dan harapan kepada kepengurusan baru PC PMII Sidoarjo.

“Selamat dan sukses atas dilantiknya PC PMII Sidoarjo. Kami berharap kepengurusan baru dapat memberikan arah dan gerak yang selaras dengan tujuan PMII serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas generasi agar distribusi peran dan kaderisasi dapat berjalan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Pelantikan PC PMII Sidoarjo 2025–2026 menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan peran PMII sebagai agen perubahan, pengawal nilai keislaman dan keindonesiaan, serta mitra strategis dalam pembangunan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Sidoarjo.