Kabarjatim.id |Probolinggo – Setelah bertahun-tahun menunggu, warga Dusun Tanian Panjang akhirnya bisa bernafas lega. Jaringan listrik mulai masuk ke Dusun Tanian Panjang RT 12 dan 13 RW 04, Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, wilayah perbatasan Probolinggo-Lumajang yang selama ini minim perhatian infrastruktur dasar.

Masuknya jaringan listrik tersebut ditandai dengan pemasangan tiang listrik dan penarikan kabel. Bantuan ini difasilitasi oleh Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo dari Fraksi PDI Perjuangan, Arief Hidayat atau yang akrab disapa Cak Dayat, bekerja sama dengan pihak PLN.

Cak Dayat menegaskan, perjuangannya membantu warga Tanian Panjang bukan didorong kepentingan sesaat, melainkan berangkat dari pengalaman hidup dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.

“Yang membuat saya mau dan terus membantu masyarakat Tanian Panjang itu sederhana: karena saya lahir dari rakyat kecil. Saya paham rasanya hidup dengan keterbatasan, rasanya menunggu keadilan, dan rasanya berharap ada yang mau mendengar serta memperjuangkan,” ujar Cak Dayat, Selasa 27 Januari 2026.

kabarjatim

Menurutnya, persoalan listrik bukan sekadar urusan teknis, melainkan menyangkut hak dasar warga negara yang seharusnya dipenuhi. “Ketika warga Tanian Panjang menyampaikan keluhan soal listrik, bagi saya itu bukan sekadar persoalan teknis. Itu soal hak dasar warga negara. Dan ketika negara belum sepenuhnya hadir, maka wakil rakyat tidak boleh diam,” tegasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa bantuan tersebut hanya bersifat pencitraan. “Membantu masyarakat yang kesusahan bukan pencitraan, bukan proyek sesaat. Ini kewajiban moral dan politik saya sebagai wakil rakyat—amanat konstitusi dan amanat rakyat yang harus saya jaga,” lanjutnya.

Cak Dayat menambahkan, perjuangan untuk masyarakat Tanian Panjang tidak berhenti pada persoalan listrik. Selama masih diberi kepercayaan, ia berkomitmen terus memperjuangkan kebutuhan dasar warga lainnya. “Ke depan, selama saya diberi kepercayaan, saya tidak akan berhenti. Bukan hanya soal listrik, tapi juga pendidikan, kesejahteraan, dan kebutuhan dasar lainnya. Perjuangan ini tidak bisa saya lakukan sendiri, tapi harus dilakukan bersama rakyat,” katanya.

Ia juga menyebut bahwa upaya tersebut melibatkan sinergi lintas tingkatan legislatif. “Jika kami di daerah masih kurang mendapat perhatian, masih ada wakil rakyat di atas kami—DPRD Provinsi dan DPR RI. Kami memakai jalur itu. Dalam hal ini saya tidak berjuang sendirian. Respon cepat ini juga karena Gus Mufti yang ikut memperjuangkan di DPR RI,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu warga Dusun Tanian Panjang, Selamet, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas terealisasinya pemasangan jaringan listrik tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD dan PLN. Bantuan ini sangat membantu masyarakat. Sejak lama kami mengeluh, alhamdulillah akhirnya teratasi,” ujarnya.

Bagi Cak Dayat, perjuangan bersama rakyat kecil adalah nilai yang tidak bisa ditawar. “Inilah jalan yang diajarkan Bung Karno. Inilah nafas PDI Perjuangan: hadir bersama rakyat kecil, berjuang bersama mereka, dan tidak meninggalkan mereka,” pungkasnya.