Kabarjatim.id |Malang – Pada tanggal 19 Januari 2026 Universitas Al-Hikmah Indonesia (UAI) menunjukkan komitmen visionernya dalam transformasi perpustakaan perguruan tinggi melalui kehadiran Kepala Perpustakaan UAI sebagai bentuk nyata kepemimpinan strategis dari Zulfatun Anisah M.Pd, selaku Kepala Perpustakaan UAI. Bertempat di Universitas Islam Malang (UNISMA), rangkaian Seminar, Workshop, dan Musyawarah Nasional III Asosiasi Perpustakaan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (APPTNU) sukses digelar dengan tema “Transformasi Perpustakaan Tinggi: Peran Strategis Pengembangan Perpustakaan Berdampak”.
Kehadiran Kepala Perpustakaan UAI ini menjadi sorotan utama, mencerminkan visi Ketua UAI yang progresif dalam menghadapi era digital. Forum ini dihadiri oleh jajaran pengurus APPTNU, kepala perpustakaan, serta pustakawan dari berbagai perguruan tinggi Nahdlatul Ulama, bertujuan memperkuat sinergi untuk layanan perpustakaan yang lebih inovatif dan berdampak.
Sesi pertama dipaparkan oleh Dr. Labibah Zain, MLIS, dengan topik “Membangun Perpustakaan Berdampak: Pemanfaatan AI untuk Layanan yang Lebih Cerdas & Humanis”. Beliau menekankan integrasi AI sebagai alat pendukung, bukan pengganti elemen humanis, untuk mempercepat akses informasi dan meningkatkan interaksi pustakawan-pemustaka. Pemateri kedua, Fawaidul Badri, MT, membahas “Etika, Kebijakan, dan Good Governance dalam Pemanfaatan AI di Perguruan Tinggi”. Paparannya menyoroti regulasi transparan, perlindungan data, dan kebijakan institusional untuk mendorong inovasi sambil menjaga hak kekayaan intelektual.
Acara ditutup dengan best practice dari Tim Perpustakaan UNISMA berjudul “Prisma AI: Kecerdasan Buatan & Sumberdaya Digital untuk Transformasi Layanan Perpustakaan Akademik”, yang mendemonstrasikan implementasi AI secara praktis. Kehadiran UAI di forum ini menjadi tonggak penting, menegaskan peran visioner institusi dalam memajukan perpustakaan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama menuju masa depan digital yang inklusif.


