Kabarjatim.id | Jakarta -Jagat media sosial dihebohkan dengan kabar penarikan lagu berjudul “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” yang dibawakan seorang bocah berusia 6 tahun. Lagu yang sempat beredar selama sepekan itu tiba-tiba diumumkan ditarik dari peredaran melalui unggahan di akun Instagram resmi @Gandhi_sehat.
Pengumuman tersebut sontak memantik tanda tanya publik. Pasalnya, lagu yang mengusung tema cita-cita anak-anak itu sempat menjadi perbincangan warganet karena judulnya yang dinilai unik sekaligus sensitif. Dalam waktu singkat, potongan lagu dan cuplikan video penampilannya tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Belum ada penjelasan rinci terkait alasan resmi penarikan lagu tersebut. Namun, dalam unggahan akun @Gandhi_sehat disebutkan bahwa lagu “Cita-Citaku (Ga Jadi Polisi)” untuk sementara ditarik dari seluruh platform distribusi digital. Keputusan ini memunculkan spekulasi publik, mulai dari persoalan perizinan, pertimbangan etika, hingga tekanan dari pihak tertentu.
Sejumlah warganet mempertanyakan apakah penarikan ini berkaitan dengan isi lirik yang dianggap kontroversial. Ada pula yang menduga langkah tersebut diambil sebagai bentuk evaluasi internal demi melindungi sang anak dari polemik berkepanjangan.
Di sisi lain, beberapa pihak menilai fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya reaksi publik terhadap karya yang menyentuh isu sensitif, meski dikemas dalam perspektif anak-anak. Terlebih, pembawanya masih berusia 6 tahun, sehingga aspek perlindungan anak menjadi sorotan utama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan mengenai apakah lagu tersebut akan direvisi dan dirilis kembali, atau dihentikan sepenuhnya. Publik pun masih menanti klarifikasi lanjutan dari pihak pengelola akun @Gandhi_sehat terkait alasan pasti di balik penarikan lagu tersebut.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa di era digital, sebuah karya sekecil apa pun dapat dengan cepat menjadi sorotan luas dan memicu perdebatan publik dalam waktu singkat.


