Kabarjatim.id | Pasuruan –Upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Pemerintah Desa Randupitu bersama Yayasan Cempaka Foundation dan PT Etika Dairies Indonesia menginisiasi kegiatan Gotong Royong Bersih Sungai Gesing yang dilaksanakan pada Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (14–15 Januari 2026). Aksi pembersihan dimulai dari saluran air di sisi utara PT Etika Dairies Indonesia dan berlanjut hingga kawasan RT 09 Dusun Gesing. Beragam unsur terlibat, mulai dari pemerintah desa, pihak perusahaan, lembaga sosial, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya HSC PT Etika Dairies Indonesia Sutrisno beserta jajaran, Direktur Yayasan Cempaka Foundation Syarifudin Latif, Kepala Desa Randupitu yang diwakili Suhardi bersama perangkat desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT/RW, serta warga Dusun Gesing.
Mewakili Kepala Desa Randupitu, Suhardi menyampaikan bahwa ketahanan lingkungan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan wilayah, tetapi juga kebersihan dan kelestarian yang menjadi tanggung jawab bersama.
“Melalui gotong royong bersih Sungai Gesing ini, kami berharap tumbuh kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan demi kualitas hidup yang sehat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah desa, perusahaan, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembangunan desa berbasis lingkungan.
Dari sisi perusahaan, HSC PT Etika Dairies Indonesia, Sutrisno, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
“Kami ingin berperan aktif menciptakan lingkungan yang bersih dan lestari, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat Desa Randupitu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program kolaboratif tersebut tidak dimaksudkan sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan dirancang agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Yayasan Cempaka Foundation, Syarifudin Latif, menyoroti pentingnya edukasi pola hidup sehat yang berawal dari kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Kesehatan adalah kunci utama kesejahteraan masyarakat. Kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari lingkungan keluarga,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa nilai kebersihan memiliki dimensi spiritual yang kuat. “Kebersihan adalah bagian dari iman. Karena itu, Yayasan Cempaka Foundation akan terus berada di garis depan dalam program pelestarian lingkungan,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengarahan teknis pelaksanaan gotong royong, dilanjutkan aksi bersih sungai, ramah tamah, serta foto bersama.


