Kabarjatim.id | Probolinggo – Menjelang pelaksanaan Haflatul Ikhtibar ke-40, Pondok Pesantren Manbaul Hikam menggelar aksi sosial dengan menyalurkan sebanyak 150 paket sembako kepada warga kurang mampu. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di tiga desa, yakni Desa Watuwungkuk, Liprak Wetan, dan Mranggonlawang.

Bantuan sosial ini diperuntukkan bagi masyarakat yang tergolong rentan, mulai dari keluarga prasejahtera hingga para janda lanjut usia. Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari seperti minyak goreng, mi instan, dan kecap.

Ketua Panitia Haflatul Ikhtibar ke-40, Agus Sholeh, menjelaskan bahwa kegiatan pembagian sembako ini merupakan wujud kepedulian sekaligus komitmen pesantren untuk terus hadir di tengah masyarakat.

“Aksi sederhana ini menjadi jembatan persaudaraan antara pesantren dan masyarakat sekitar. Pesantren harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujar Agus, Selasa (10/02/2026).

kabarjatim

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan peran pesantren yang tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pemberdayaan sosial masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kiai Imam Fathor Rozi, M.Pd., memberikan apresiasi atas inisiatif panitia serta keterlibatan para santri dalam kegiatan sosial tersebut.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren tidak berhenti pada pengajaran, tetapi juga diwujudkan dalam pengabdian kepada masyarakat,” kata Kiai Imam Fathor Rozi.

Ia menambahkan bahwa pembagian sembako ini bukan semata-mata bantuan materi, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan empati dan kepekaan sosial di lingkungan pesantren.

Rangkaian kegiatan sosial tersebut menjadi bagian integral dari peringatan Haflatul Ikhtibar ke-40 Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap hubungan dengan masyarakat sekitar semakin erat serta mampu memberikan manfaat nyata bagi warga.