MALANG – Program pemeriksaan kesehatan gratis bagi mitra Gojek yang digelar bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Kota Malang mendapat sambutan positif dari para pengemudi transportasi daring. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Operasional Gojek Malang, Jumat (12/6/2026), dinilai menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan para mitra yang sehari-hari beraktivitas di jalan.
Salah satu pengemudi Gojek, Rizal, warga Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, mengaku terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan kesehatan tersebut. Menurutnya, pekerjaan sebagai pengemudi ojek online memiliki risiko tinggi karena sebagian besar waktu dihabiskan di jalan raya sehingga kondisi kesehatan perlu dipantau secara berkala.
Rizal menuturkan, sebelum mengikuti kegiatan tersebut dirinya tidak memiliki kebiasaan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Karena itu, kehadiran layanan kesehatan gratis menjadi kesempatan yang sangat bermanfaat bagi para mitra pengemudi.
“Menurut saya kegiatan ini bagus karena menjadi bentuk kepedulian Gojek kepada para mitranya. Pemeriksaan kesehatan seperti ini penting karena bisa membantu memantau kondisi kesehatan kami. Pekerjaan kami sebagian besar berada di jalan, sehingga kesehatan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan,” ujar Rizal.
Pada kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan sejumlah pemeriksaan dasar, mulai dari pengecekan penglihatan, pendengaran, hingga pemeriksaan postur tubuh dan kondisi kesehatan umum. Rizal mengaku tidak memiliki keluhan medis dan hasil pemeriksaan yang dijalaninya menunjukkan kondisi yang baik.
Meski demikian, ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan agar para pengemudi dapat mendeteksi lebih dini apabila terdapat gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Selama ini saya jarang melakukan pemeriksaan kesehatan, sehingga kegiatan seperti ini sangat membantu. Harapan saya, program seperti ini bisa rutin diadakan. Mungkin ada teman-teman mitra yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan atau terapi tertentu, sehingga dengan adanya kegiatan seperti ini masalah kesehatan bisa diketahui lebih awal dan keselamatan saat bekerja juga lebih terjaga,” katanya.
Rizal menilai, perhatian terhadap kesehatan para pengemudi tidak hanya berdampak pada keselamatan pribadi, tetapi juga turut mendukung kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan transportasi daring dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi para mitra dapat terus berlanjut di masa mendatang.


