Kabarjatim.id | Pasuruan – Kegiatan tahunan “Gebyar Lampion” kembali digelar meriah di Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, menyambut momen Idul Adha 2025.

Tradisi ini telah berlangsung sejak 2017 dan kini memasuki tahun ke-6, dengan partisipasi secara kolaborasi dari tiap RT dan RW, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat.

Lutfina Putri, Ketua Panitia Gebyar Lampion Kelurahan Penanggungan, menyampaikan bahwa lomba parade lampion tahun ini menitikberatkan pada tiga kategori: keserasian, keindahan, dan kekompakan, dengan hadiah total mencapai Rp 7,5 juta.

“Juara 1 akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 3 juta, juara kedua mendapatkan Rp. 2 juta dan juara tiga mendapat Rp. 1 juta,” jelasnya. Kamis, (5/6/2025) malam.

kabarjatim

Parade Lampion ini juga dihadiri para pemangku kebijakan mulai dari perwakilan Pemerintah Kota Malang, Camat dan Lurah Klojen.

Para peserta Gebyar Lampion melakukan parade di sepanjang Jl. Mayjen Panjaitan Kecamatan Klojen, yang diikuti sekitar 1.500 warga setempat.

Ditempat yang sama, Suryadi, Ketua Karang Taruna Kota Malang mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kelurahan Klojen yang merupakan event tahunan dalam memperingati Idul Adha.

“Ini momen yang luar biasa. Karang Taruna menjaga komitmen dan tradisi ini selama 6 tahun, didukung antusiasme masyarakat dan kolaborasi lintas kelembagaan,” ungkap Suryadi.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan program unggulan “Seribu Event Kota Malang” dan diharapkan terus mendapat dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah kota.

Suryadi menambahkan, bahwa kegiatan positif seperti ini perlu terus mendapatkan support, agar mereka yang terlibat melestarikan budaya terus bersemangat.

“Saya selaku Ketua Karang Taruna mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya. Sehingga momen ini menjadi layak dan menjadi andalan untuk Kecamatan Klojen,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal, Gebyar Lampion menjadi salah satu simbol harmoni dan kreativitas warga Kota Malang dalam menyambut hari besar keagamaan.