Malang, Kabarjatim.id – Ribuan kader Partai Golkar dari 37 kabupaten/kota di Jawa Timur menghadiri pelantikan serentak Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang digelar di Jatim International Expo, Minggu (15/2/2026).
Sekitar 5.000 kader terpantau hadir dalam agenda konsolidasi tersebut, yang disebut sebagai pelantikan DPD kabupaten/kota pertama dalam skala provinsi di Indonesia.
Prosesi pengukuhan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Ketua DPD Golkar Jatim, Dr. H. Ali Mufthi bersama Anggota DPR RI dan DPRD Jawa Timur dari Fraksi Golkar.
Dalam kesempatan itu, jajaran pengurus DPD dari 37 daerah resmi dilantik, termasuk DPD Golkar Kota Malang.
Ketua DPD Golkar Kota Malang, Djoko Prihatin, menyampaikan rasa syukur atas pelantikan tersebut.
Djoko yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Malang menilai kehadiran ribuan kader menjadi bukti soliditas dan kesiapan partai dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.
Dengan pengukuhan ini, DPD Golkar Kota Malang telah mengantongi surat keputusan (SK) resmi sehingga memiliki legitimasi penuh untuk menjalankan program kerja organisasi.
Dalam arahannya, Bahlil menekankan pentingnya melakukan regenerasi dan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam politik.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang menghadapi agenda politik 2029.
Menindaklanjuti arahan itu, Djoko mengungkapkan bahwa pihaknya telah membentuk Wakil Ketua Bidang Gen Z.
“Bidang khusus ini dirancang sebagai wadah untuk menjaring, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda, khususnya di Kota Malang,” jelasnya.
Djoko menjelaskan, pendekatan yang akan dilakukan tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga kultural dan kreatif.
DPD Golkar Kota Malang berencana memaksimalkan peran media sosial serta menggandeng influencer lokal untuk memperkuat komunikasi politik yang lebih relevan dengan karakter generasi muda.
“Selain itu, sektor industri kreatif akan menjadi salah satu fokus program, mengingat bidang tersebut dinilai dekat dengan keseharian Gen Z,” imbuh Djoko.
Dalam agenda tersebut, sekitar 100 pengurus dan kader Golkar Kota Malang turut hadir mendampingi Djoko dalam konsolidasi tingkat provinsi.
Djoko yang saat ini juga menjadi Ketua Kadin Kota Malang menambahkan, program yang disiapkan diharapkan tidak sekadar meningkatkan partisipasi politik, tetapi juga membuka peluang pengembangan keterampilan dan akses kerja bagi anak muda.
Djoko berharap Golkar Kota Malang dapat bertransformasi menjadi mesin politik yang modern, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
“Sebagai bagian dari koalisi di daerah, Partai Golkar menegaskan komitmen untuk mengawal dan mendukung program Pemerintah Kota Malang selama masa jabatan wali kota lima tahun ke depan,” pungkasnya.


