Kota Malang — Pengurus Komisariat (PK) PMII Gajayana menggelar kegiatan “Diskusi Interaktif: Mental Health” pada Rabu (13/5/2026) di Sekretariat Komisariat PMII Gajayana, Kota Malang.
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama bagi kader dan pengurus organisasi dalam membahas pentingnya kesehatan mental di tengah dinamika kehidupan mahasiswa yang semakin kompleks.
Diskusi berlangsung hangat dan komunikatif dengan diikuti kader serta pengurus PK PMII Gajayana. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan yang tidak hanya menghadirkan pemaparan materi, tetapi juga membuka ruang berbagi pengalaman, pandangan, dan keresahan terkait tekanan akademik, aktivitas organisasi, hingga persoalan sosial yang kerap dihadapi mahasiswa.
Hadir sebagai pemateri, Laila Fadia Alfus, mantan Ketua KOPRI Pengurus Komisariat PMII Gajayana Malang yang juga merupakan mahasiswa Jurusan Psikologi. Dalam pemaparannya, Laila menekankan bahwa kesehatan mental merupakan aspek penting yang sering kali luput dari perhatian, khususnya di lingkungan mahasiswa yang dituntut aktif dan produktif dalam berbagai bidang.
“Banyak mahasiswa yang terlihat baik-baik saja, tetapi sebenarnya sedang menghadapi tekanan yang berat. Karena itu, penting bagi kita untuk membangun ruang yang aman agar setiap orang merasa didengar, dihargai, dan tidak takut untuk bercerita mengenai kondisi yang sedang dialami,” ujar Laila Fadia Alfus saat menyampaikan materi diskusi.
Ia menjelaskan, kesehatan mental tidak hanya berkaitan dengan kondisi emosional seseorang, tetapi juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir, mengambil keputusan, hingga menjalin hubungan sosial. Menurutnya, lingkungan organisasi memiliki peran penting dalam menciptakan budaya yang suportif dan minim stigma terhadap isu psikologis.
“Kesadaran untuk menjaga mental health harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Mahasiswa perlu memahami bahwa mencari bantuan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menjaga diri agar tetap sehat secara emosional maupun psikologis,” tambahnya.
Materi diskusi turut membahas faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan mental, dampak stres dan tekanan sosial terhadap mahasiswa, pentingnya manajemen emosi, serta upaya membangun komunikasi yang sehat di lingkungan organisasi dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, PK PMII Gajayana berharap mampu meningkatkan kesadaran kader terhadap pentingnya kesehatan mental sekaligus mendorong terciptanya ruang diskusi yang terbuka, empatik, dan saling mendukung di kalangan mahasiswa.


