KabarJatim.ID | Tuban – Pada hari Jumat, 31 Juli, STAI Senori Tuban menggelar acara pelepasan Kuliah Kerja Nyata Partisipatory Action Research (KKN-PAR) perdana di halaman kampus STAI Senori Tuban. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh mahasiswa peserta KKN, jajaran civitas akademika, serta Ketua Yayasan Sunatunnur beserta pimpinan dari setiap jenjang pendidikan di bawah naungannya. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Dalam sambutannya Rektor STAI Senori Tuban, Dr. Yusuf Aminuddin, mengungkapkan rasa haru saat melepas para mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. “Sebenarnya saya berat melepaskan anak-anak untuk terjun ke masyarakat. Namun, demi menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dharma ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat, saya harus merelakan dan melepas mereka untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.” Pada pelaksanaan KKN-PAR perdana ini, STAI Senori Tuban membentuk dua kelompok yang masing-masing ditempatkan di dua desa di Kecamatan Senori, yaitu Desa Rayung dan Desa Sidoharjo. Setiap kelompok beranggotakan 14 mahasiswa yang berasal dari berbagai program studi, dengan harapan mampu memberikan kontribusi terbaik melalui kompetensi dan kualitas yang dimiliki. Pada pukul 10.00 WIB, dilaksanakan acara pembukaan KKN-PAR Kelompok 2 STAI Senori Tuban di Balai Desa Sidoharjo. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Desa Sidoharjo beserta berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh sosial, hingga tokoh ekonomi. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi wujud dukungan terhadap pelaksanaan program KKN di desa tersebut. Pada malam harinya, para mahasiswa KKN melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah para kepala dusun serta tokoh agama di Desa Sidoharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi yang baik sekaligus memperoleh saran, masukan, serta informasi mengenai kondisi masyarakat setempat. Melalui observasi dan wawancara tersebut, mahasiswa berupaya menggali berbagai potensi maupun permasalahan desa sebagai dasar dalam menyusun program kerja yang tepat sasaran. Setelah seluruh rangkaian kunjungan selesai, para mahasiswa kembali ke posko untuk melakukan evaluasi dan menyimpulkan hasil observasi serta wawancara yang telah dilakukan. Hasil tersebut menjadi pijakan dalam merancang program-program KKN-PAR yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sidoharjo. KKN bukan sekedar hadir di tengah masyarakat, melainkan sebuah bentuk pengabdian yang menuntut tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama. Melalui semangat kebersamaan, mahasiswa STAI Senori Tuban berkomitmen untuk melangkah bersama masyarakat dalam mewujudkan perubahan yang lebih baik demi tercapainya tujuan bersama. Melangkah kedepan dengan semua perbedaan! Tuk raih sebuah masa depan!

