Kabarjatim.id | Malang -Stadion Kanjuruhan kembali menjadi sorotan menjelang laga derby Arema versus Persebaya. Anggota DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok, menyatakan dukungan penuh agar pertandingan tersebut dapat digelar di Kanjuruhan.
Dukungan itu disampaikan setelah Zulham melakukan silaturahmi dan diskusi bersama jajaran Aremania Utas di Malang pada 21 September. Menurutnya, perkembangan perilaku suporter dalam sejumlah pertandingan sebelumnya menjadi salah satu pertimbangan penting.
“Saya melihat komitmen nawak Aremania sudah membaik, pertandingan sebelum-sebelumnya berjalan baik dan tertib, sudah layak jika kami dukung laga derby ini,” kata Zulham.
Zuham yang menjabat sebagai Exco PSSI Kabupaten Malang mengatakan, kesiapan laga dari faktor nonteknis terutama unsur suporter sudah mumpuni. Selanjutnya, kata Zulham, keputusan akhir tetap ada pada tangan Kepolisian.
“Kami dan Aremania tentu paham dan menghormati hak kepolisian sebagai penentu akhir persetujuan pertandingan ini,” kata Zulham.
Sebagai anggota Komisi 4 yang membidangi olahraga, Zulham juga memberi dukungan penuh kepada manajemen Arema FC yang sedang dalam tahap finalisasi kesepakatan pengelolaan Stadion Kanjuruhan.
Zulham mengungkapkan, asumsi biaya yang diperlukan untuk perawatan stadion mencapai Rp 2,1 miliar per tahun. Selama ini, anggaran itu menjadi beban APBD.
“Dengan masuknya pihak swasta ini tentu angin segar bagi Pemkab apalagi pada momen efisiensi anggaran seperti ini,” ujar Zulham.
Zulham berharap ke depan tata kelola suporter dan laga akan lebih profesional jika dilaksanakan dengan sinergi yang optimal. Pengelolaan suporter berbasis database didukung pengelolaan stadion oleh pihak ketiga yang menaungi klub adalah puncak manajemen sepakbola yang bisa menjadi percontohan nasional.
“Saya lahir dan besar serta menjadi bagian ketika Aremania dulu menjadi suporter terbaik di Indonesia. Kami rindu dengan momen itu,” pungkas Zulham. (*)


