Sumenep, Kabarjatim.id – Upaya memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras (miras), dan praktik judi online di Kecamatan Bluto mendapat dukungan lintas sektor.

Empat lembaga setempat sepakat menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai bentuk komitmen bersama menjaga ketertiban dan ketahanan sosial masyarakat.

Kesepakatan tersebut melibatkan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bluto, Polsek Bluto, Puskesmas Bluto, serta Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bluto. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat langkah edukasi, pencegahan, pembinaan, hingga penanganan terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

Ketua PAC GP Ansor Bluto, Moh. Anwar Anas, menegaskan bahwa penandatanganan MoU bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi pijakan untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan.

kabarjatim

“MoU ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi komitmen nyata seluruh pihak untuk bergerak bersama. Pencegahan tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, tokoh agama, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, GP Ansor Bluto siap berkontribusi melalui berbagai program yang menyasar generasi muda, mulai dari edukasi, penyuluhan, pendampingan kepemudaan, hingga penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan sebagai benteng menghadapi pengaruh negatif.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu membangun kesadaran masyarakat, khususnya kalangan remaja dan generasi muda, agar menjauhi narkoba, miras, maupun judi online yang dapat merusak masa depan, kehidupan keluarga, dan tatanan sosial,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan narkoba maupun aktivitas lain yang bertentangan dengan hukum di lingkungan masing-masing.

“Kami optimistis, apabila seluruh unsur di Kecamatan Bluto berjalan bersama, upaya pencegahan akan lebih efektif. Semoga kerja sama ini menjadi ikhtiar bersama dalam menciptakan Kecamatan Bluto yang aman, sehat, religius, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba, miras, maupun judi online,” pungkasnya.