Kabarjatim.id | Ngawi – Pembukaan resmi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 45 Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) digelar di Balai Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini menjadi wujud kerja sama erat antara UNUGIRI dan pemerintah desa setempat, serta turut melibatkan mahasiswa KKN dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tengah melaksanakan program serupa di desa tersebut.
Acara dimulai dengan sambutan dari Koordinator Desa, Rosyfiana Syafi’i Salma, yang menyampaikan harapan agar seluruh program KKN selama satu bulan ke depan mendapatkan dukungan dari pemerintah dan masyarakat desa.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Ari Abi Aufa, M.Phil., menyampaikan pesan penuh kepercayaan terhadap mahasiswa bimbingannya. Ia menegaskan bahwa mahasiswa hadir bukan untuk menggurui, melainkan untuk belajar bersama dan mengabdi kepada masyarakat.
“Kami serahkan mahasiswa kami kepada pemerintah desa dan warga. Mereka datang dengan semangat untuk mengabdi dan belajar dari masyarakat. Semoga potensi mereka bisa dimaksimalkan sebaik mungkin,” ujar Dr. Ari.
Sementara itu, Kepala Desa Cantel, Suparlan, memberikan apresiasi terhadap kehadiran mahasiswa dan menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi mereka dalam pengembangan Koperasi Merah Putih. Ia menekankan pentingnya peningkatan tata kelola dan digitalisasi koperasi sebagai fokus utama kolaborasi.
“Kami menyambut dengan terbuka mahasiswa KKN UNUGIRI. Kami harap mereka bisa membantu dalam pengelolaan dan digitalisasi koperasi agar lebih optimal,” tuturnya.
Tak hanya itu, Suparlan juga berharap mahasiswa UNUGIRI dan UGM dapat saling bersinergi demi kemajuan desa secara menyeluruh.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama serta penandatanganan komitmen kerja sama. Ke depan, mahasiswa akan mempresentasikan program-program kerja mereka yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal.
Penulis: Alfitrishofia Rahma Zaitun


