Kabarjatim.id | PasuruanPeringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi masa depan. Hal ini disampaikan oleh H. Sa’ad Muafi, S.H dalam pernyataannya memperingati Hardiknas tahun ini.

Menurutnya, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu pengetahuan, tetapi merupakan instrumen utama dalam membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta membuka akses kesejahteraan bagi masyarakat luas. Ia menegaskan bahwa tantangan globalisasi dan digitalisasi saat ini harus dijawab dengan transformasi pendidikan yang adaptif dan progresif.

“Pendidikan harus menjadi jalan pembebasan bagi setiap individu untuk keluar dari ketertinggalan, sekaligus menjadi jembatan menuju kemajuan bangsa. Kita tidak boleh membiarkan kesenjangan pendidikan terus terjadi, baik dari sisi akses, kualitas, maupun fasilitas,” ujar H. Sa’ad Muafi.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berdaya saing. Menurutnya, peran yayasan, komunitas, dan sektor swasta sangat strategis dalam mendukung pemerataan pendidikan hingga ke pelosok daerah.

kabarjatim

“Momentum Hardiknas 2026 ini harus kita jadikan sebagai titik kebangkitan bersama. Pendidikan tidak boleh berjalan sendiri, melainkan harus menjadi gerakan kolektif seluruh elemen bangsa. Dengan semangat gotong royong, kita bisa menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia berharap generasi muda Indonesia mampu menjadi pelaku utama perubahan melalui pendidikan yang berkualitas. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja masa depan.

“Anak-anak kita hari ini adalah pemimpin masa depan. Maka, investasi terbaik yang bisa kita berikan adalah pendidikan yang bermutu, relevan, dan berkarakter. Dari sinilah masa depan Indonesia akan ditentukan,” pungkasnya.

Peringatan Hardiknas 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya peran pendidikan dalam membangun peradaban bangsa yang unggul dan berdaya saing global.