Kabarjatim.id | Pasuruan – Pemerintah Desa Randupitu dan KUA Kecamatan Gempol menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dan Keluarga Sakinah yang diikuti oleh 17 pasangan calon pengantin (34 orang). Kegiatan ini digelar sebagai upaya memberikan bekal penting bagi pasangan muda dalam membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan sejahtera baik lahir maupun batin.
Bimbingan ini tidak hanya menekankan aspek pengetahuan dan pemahaman, tetapi juga keterampilan praktis agar calon pengantin mampu mengelola dinamika kehidupan berumah tangga. Materi yang diberikan menyangkut kesiapan mental, sosial, dan finansial, sehingga diharapkan mampu menekan angka perceraian sekaligus mengurangi potensi terjadinya stunting pada anak.
Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, dalam sambutannya menegaskan pentingnya bimbingan perkawinan sebagai bekal awal bagi generasi muda yang akan membangun keluarga.
“Kami di Desa Randupitu berkomitmen untuk menciptakan generasi keluarga yang berkualitas. Melalui bimbingan ini, calon pengantin tidak hanya diajarkan soal pernikahan, tetapi juga dibekali pemahaman tentang membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Dengan bekal ini, kami berharap angka perceraian bisa ditekan, begitu juga permasalahan sosial seperti stunting dapat dicegah sejak dini,” ujar Mochammad Fuad.
Dalam kesempatan tersebut, seluruh calon pengantin melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk mewujudkan keluarga bersih dari narkoba. Hal ini menjadi langkah nyata bahwa membangun keluarga sakinah tidak hanya sebatas aspek spiritual dan sosial, tetapi juga menyangkut komitmen menjaga kesehatan, keamanan, dan masa depan anak-anak dari ancaman narkotika.
Fuad menambahkan, komitmen calon pengantin untuk hidup bersih dari narkoba adalah pondasi penting dalam membangun keluarga berkualitas.
“Rumah tangga yang baik harus terbebas dari hal-hal negatif, termasuk narkoba. Oleh karena itu, penandatanganan komitmen ini sangat penting sebagai simbol tekad bersama untuk mewujudkan keluarga yang sehat, aman, dan berdaya,” tuturnya.


