Kabarjatim.id | Pasuruan — Komitmen Desa Randupitu dalam mendukung ekonomi umat dan pemberdayaan pelaku usaha mikro terus menunjukkan hasil nyata. Pada Jumat (7/11/2025), bertempat di Balai Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, digelar kegiatan Serah Terima Sertifikat Halal Gelombang 3 sekaligus Pembukaan Pendaftaran Gelombang 4 bagi pelaku UMKM.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan, Bapak H. Agus Suheri, S.Ag., M.Si, Kepala KUA Sukorejo, Bapak H. Abdul Basith, S.Ag., M.A, Kepala KUA Gempol, Bapak Syaiful, serta Pengawas Jaminan Produk Halal Kabupaten Pasuruan, Bapak Ruli dan Ibu Nanda.

Sebanyak 44 pelaku UMKM Desa Randupitu secara resmi menerima Sertifikat Halal Gelombang 3, sementara 14 pelaku usaha lainnya langsung mendaftarkan diri untuk mengikuti Gelombang 4. Momentum ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Desa Randupitu untuk memastikan seluruh produk lokal memiliki jaminan mutu dan kehalalan.
Kepala Desa Randupitu, Mochammad Fuad, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kemenag Kabupaten Pasuruan.
“Program sertifikasi halal ini bukan hanya tentang label, tapi tentang tanggung jawab moral dan spiritual pelaku usaha kepada konsumen. Kami ingin menjadikan Randupitu sebagai desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing melalui UMKM yang berkualitas dan berkehalalan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua UMKM Desa Randupitu, Raditha Restu Pratiwi, menegaskan bahwa semangat para pelaku usaha semakin meningkat setiap gelombangnya.
“Setiap tahap sertifikasi selalu diikuti dengan antusias. Kami berharap dengan sertifikat halal ini, produk UMKM Randupitu bisa menembus pasar yang lebih luas, termasuk marketplace dan ritel modern,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kabupaten Pasuruan, Bapak H. Agus Suheri, S.Ag., M.Si, mengapresiasi konsistensi Desa Randupitu dalam mengawal program sertifikasi halal.
“Randupitu ini menjadi contoh baik bagi desa lain. Kolaborasi antara pemerintah desa, pelaku UMKM, dan Kemenag menunjukkan bagaimana ekonomi umat bisa tumbuh dengan semangat keberkahan,” ungkapnya.
Sedangkan Ibu Isnaini, S.Pd, selaku tim pendamping PPH HCCM dan penyuluh agama di Desa Randupitu, menilai semangat para pelaku UMKM patut diapresiasi.
“Pendampingan ini tidak hanya soal administrasi halal, tapi juga membangun kesadaran bersama bahwa kehalalan adalah bagian dari keberkahan usaha. Randupitu sudah melangkah jauh dan konsisten,” ujarnya.


