Melalui Fokus Group Discussion (FGD), RSUD Bangil Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Terhadap Masyarakat

Pasuruan | Kabarjatim.id – Pembangunan kesehatan merupakan bagian integral dan terpenting dari pembangunan nasional.

Tujuan diselenggarakannya pembangunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

Keberhasilan pembangunan kesehatan berperan penting dalam meningkatkan mutu dan daya saing sumber daya manusia Indonesia. Untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan nasional diselenggarakan berbagai upaya kesehatan secara menyeluruh, berjenjang dan terpadu. Seperti yang tertuang dalam Permenkes RI tahun 2015.

Mengingat kesadaran masyarakat tentang kesehatan semakin maju mengakibatkan tuntutan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Salah satu upaya mengantisipasi keadaan tersebut dengan menjaga kualitas pelayanan, sehingga perlu dilakukan upaya terus menerus agar dapat diketahui kelemahan dan kekurangan jasa pelayanan kesehatan.

Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat akan kualitas pelayanan kesehatan, maka fungsi pelayanan perlu ditingkatkan untuk memberi kepuasan pasien.

Kemampuan rumah sakit memenuhi kebutuhan pasien dapat diukur dari kepuasan pasien.

Pelanggan umumnya mengharapkan produk berupa barang dan jasa yang dikonsumsi dapat diterima dan dinikmatinya dengan pelayanan yang baik dan memuaskan.

RSUD Bangil terus berupaya melakukan perbaikan layanan guna peningkatan pelayanan terhadap seluruh pengguna layanan RS, termasuk mitra atau lintas sektor terkait, seperti puskesmas dan jejaringnya.

Terkait hal tersebut RSUD melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Bersama dokter-dokter puskesmas se-Kabupaten Pasuruan dan dihadiri oleh Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan. Kamis, (11/05/2023).

Dengan tujuan mengenalkan dan menjelaskan tentang layanan Unggulan yang ada di RSUD Bangil kepada lintas Sektor terkait. Dalam hal ini Puskesmas dan jejaringnya.

Tak hanya itu, pada FGD tersebut juga membahas bagaimana perkembangan layanan di RSUD Bangil (layanan unggulan) dalam mempermudah maupun pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Mengidentifikasi permasalahan yang sering dikeluhkan baik oleh faskes dasar maupun masyarakat dan alternatif pemecahan permasalahan.

“Peserta utama FGD ini adalah Jajaran Management terutama Direktur, Wadir, Kabag maupun Kabid serta Sub.Koordinator RSUD Bangil, bertindak sebagai narasumber atau pemantik diskusi adalah wadir Pelayanan, Tim Prolimas,” terang Hayat, humas RSUD Bangil.

Kelompok peserta lain adalah Kepala Puskesmas di Wilayah Kabupaten Pasuruan dengan dibagi menjadi dua. Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Komisi 4 hadir sebagai narasumber, sekaligus peserta.

“Dengan demikian, hasil dari pembahasan isu dalam FGD ini dapat langsung dipastikan terhubung dengan kewenangan dan kebijakan dari masing-masing instalasi atau ruangan yang terlibat,” pungkasnya.(hil/adv)

Mungkin Anda Menyukai